Peneliti Temukan Antibodi Super Buat Lawan Varian Virus Covid

Infografis/Varian 'Raja' Virus Corona B1351 Patut Diwaspadai/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia – Para ilmuwan telah menemukan antibodi yang tidak hanya mampu melawan virus Covid-19 varian baru tetapi juga varian aslinya. Penemuan ini dapat membantu penelitian guna mengembangkan perawatan dan vaksin yang luas.

Tyler Starr, seorang ahli biokimia di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, Washington, dan rekan penulisnya mulai menjelaskan masalah yang dihadapi antibodi dalam perawatan Covid-19: beberapa varian SARS-CoV-2 (Covid-19) telah bermutasi yang memungkinkan virus lolos dari antibodi.

Para peneliti memeriksa 12 antibodi yang diisolasi dari orang yang telah pulih dari Covid-19 oleh Vir Biotechnology, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, California, yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Antibodi tersebut menempel pada fragmen protein virus yang mengikat reseptor pada sel manusia. Banyak terapi antibodi untuk infeksi SARS-CoV-2 mengambil fragmen protein yang sama, yang disebut domain pengikatan reseptor.

Para peneliti menyusun daftar ribuan mutasi dalam domain pengikatan beberapa varian SARS-CoV-2. Mereka juga membuat katalog mutasi dalam domain pengikatan pada lusinan virus corona mirip SARS-CoV-2 yang termasuk dalam kelompok yang disebut sarbecovirus. Akhirnya, mereka menilai bagaimana semua mutasi ini memengaruhi kemampuan 12 antibodi untuk menempel pada domain pengikatan.

Satu antibodi, S2H97, menonjol karena kemampuannya untuk mematuhi domain pengikatan semua sarbecovirus yang diuji oleh para peneliti. S2H97, yang penulis sebut sebagai antibodi pan-sarbecovirus, mampu mencegah berbagai varian SARS-CoV-2 dan sarbecovirus lainnya menyebar di antara sel-sel yang tumbuh di laboratorium. Itu juga cukup kuat untuk melindungi hamster dari infeksi SARS-CoV-2.

“Itu antibodi paling keren yang kami jelaskan,” tulis Tyler Starr, seperti dilansir CNBC Indonesia dari Jurnal ilmiah Nature

Source : cnbcindonesia.com