Harga Minyak Dunia Jatuh Karena Kelebihan Pasokan

 

Harga minyak mentah jatuh nyaris 3 persen dipicu pasokan yang melimpah di tengah kekhawatiran perlambatan permintaan bensin.Harga minyak mentah jatuh nyaris 3 persen dipicu pasokan yang melimpah di tengah kekhawatiran perlambatan permintaan bensin
Jakarta, CNN Indonesia — Harga minyak dunia jatuh nyaris 3 persen pada perdagangan Rabu (14/7), waktu AS. Penurunan harga minyak dipicu oleh pasokan yang melimpah, namun di sisi lain data AS menunjukkan permintaan melambat.
 
Mengutip Antara, Kamis (15/7), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September dibanderol US$74,76 per barel atau turun 2,26 persen. Sementara itu, harga minyak mentah berjangka WTI pengiriman Agustus dipatok US$73,13 per barel atau merosot 2,82 persen.
 
Data Refinitiv Eikon melansir premi minyak mentah berjangka Brent terhadap minyak WTI melebar ke level tertingginya sejak 6 Juli lalu. Harga acuan minyak AS itu turun lebih tajam karena kekhawatiran permintaan.

Harga minyak mentah telah melonjak ke level tertingginya nyaris tiga tahun terakhir ini, namun bergejolak di tengah kekhawatiran kenaikan pasokan.

Data Refinitiv Eikon melansir premi minyak mentah berjangka Brent terhadap minyak WTI melebar ke level tertingginya sejak 6 Juli lalu. Harga acuan minyak AS itu turun lebih tajam karena kekhawatiran permintaan.

Harga minyak melanjutkan penurunannya setelah data AS menunjukkan permintaan bensin menurun jauh pada pekan lalu. Sementara, Badan Informasi Energi AS (EIA) menyebut stok minyak mentah turun lebih banyak dari perkiraan.

Harga minyak awalnya turun karena Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak mencapai kesepakatan OPEC+ terkait upaya meningkatkan pasokan minyak global saat dunia pulih dari pandemi covid-19.

Harga minyak melanjutkan penurunannya setelah data AS menunjukkan permintaan bensin menurun jauh pada pekan lalu. Sementara, Badan Informasi Energi AS (EIA) menyebut stok minyak mentah turun lebih banyak dari perkiraan.

“Penurunan signifikan dalam permintaan bensin dan solar telah menekan harga, meskipun persediaan minyak mentah terus menurun,” terang Presiden Lipow Oil Associates di Houston Andrew Lipow.

Stok bahan bakar AS lebih tinggi bahkan saat operasi kilang minyak berkurang. Sementara, stok bensin telah naik 1 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 1,8 juta barel.

Source : cnnindonesia.com