Sediakan Akses Perbankan, BRI Luncurkan BRILink Mobile

Rabu 22 Feb 2017, 13:07 WIB — Hendra Kusuma – detikFinance

37Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Tangerang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan layanan keuangan digital (LKD) dan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai). PT Bank BRI menunjukkan komitmennya untuk menyukseskan program tersebut dengan beberapa inovasi layanan keuangan melalui peluncuran BRILink Mobile.

BRILink adalah aplikasi mobile yang digunakan oleh agen BRILink dengan menggunakan internet sebagai jalur komunikasi transaksinya di mobile device seperti smartphone/tablet yang berbasis android. Sebelumnya, agen BRILink menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk melayani transaksi.

“Peluncuran BRILink sebagai implementasi kebijakan dari BI dan OJK, untuk meningkatkan level neraca inklusi keuangan,” kata Wakil Direktur Utama Bank BRI Sunarso saat acara Launching BRLink Mobile di Pasar Modern BSD, Tangerang, Rabu (22/2/2017).

38Wadirut BRI, Sunarso Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Hadir pula dalam peluncuran BRILink Mobile Dirketur Konsumer Bank BRI Sis Apik Wijayanto, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean, dan Deputi Direktur Direktorat Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi.

Dengan BRILink Mobile, kata Sunarso diharapkan agen BRILink mempunyai alternatif pilihan cara bertransaksi yang lebih sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, BRILink Mobile juga diharapkan dapat menarik minat generasi millenial untuk mensukseskan program keuangan inklusif.

Adapun, peluncuran BRILink Mobile ini juga sebagai upaya BRI dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menjangkau masyarakat yang belum tersentuh oleh akses perbankan.

Sebab, melalui BRILink Mobile, masyarakat hanya cukup mendatangi para agen dan bisa mengunduh aplikasi BRILink untuk melakukan transaksi layanan keuangan.

“Yang kita saksikan, ini bagian dari upaya menggerakkan uang melalui menumbuh kembangkan cash less, jadi tidak ada uang dalam bentuk kertas atau logam yang kita edarkan, itulah fungsi digitalisasi, kemudian yang lain melibatkan partisipasi masyarakat untuk menjalankan fungsi perbankan, kalau sebelumnya masih tergantung EDC, sekarang kita buka dengan mobile device,” tambahnya.

Hingga saat ini, kata Sunarso, jumlah agen BRILink mencapai 90.035 agen per Januari 2017 atau naik dari Desember 2016 yang mencapai 84.550 agen Ditargetkan, pada tahun ini jumlah agen BRILink mencapai 135 ribu dengan transaksi tumbuh 50%.

39Peluncuran BRILink Mobile Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

“Kita sasar di 2017 minimal 135 ribu agen. Kalau tahun lalu mencakup 317 juta transaksi dengan nilai Rp 139 triliun, kalau dengan BRILink Mobile itu tumbuh 50% dari jumlah transaksi, jadi tidak perlu uang cash, itulah bagian dari upaya kita, kepada menggerakan sumber pendanaan,” ungkapnya.

Agen BRILink merupakan perluasan layanan di mana BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online dengan konsep sharing fee.

Melalui agen BRILink, nasabah BRI maupun masyarakat umum lainnya bisa mendapatkan pelayanan yang sama seperti halnya di kantor BRI. Masyarakat dapat melakukan setoran tabungan, penarikan secara tunai, serta melakukan transaksi pembayaran melalui agen. (hns/hns)

 Source : detik.com