Saingi Pertamina, Perusahaan Rusia Ikut Incar 2 Ladang Minyak Iran

c915230c-0874-48da-8fb1-70371bb1d352_169

Jakarta – PT Pertamina (Persero) pada Februari 2017 lalu telah menyerahkan proposal usulan pengembangan 2 lapangan minyak di Iran kepada National Iranian Oil Company (NIOC). Dua lapangan itu adalah Lapangan Ab-Teymour dan Lapangan Mansouri.

Tapi Pertamina tak sendirian. Perusahaan minyak asal Rusia, Lukoil, juga mengincar 2 lapangan itu dan mengirimkan proposal ke NIOC.

“Kompetitornya (Pertamina) Lukoil dari Rusia,” kata Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Pemerintah, Arcandra menambahkan, sangat mendukung Pertamina untuk masuk ke Iran. Jika Pertamina bisa mendapatkan hak kelola atas 2 lapangan minyak ini, tentu akan memperkuat ketahanan energi nasional. Sebagian dari produksi minyak di sana bisa dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia.

Cadangan minyak di Lapangan Ab-Teymour dan Mansouri mencapai 3 miliar barel, hampir sama dengan total cadangan minyak Indonesia yang saat ini 3,6 miliar barel.

“Pemerintah mendorong karena lapangan ini besar sekali cadangannya, cadangan kita sekarang 3,6 miliar barel sementara dari 2 lapangan itu saja ada 3 miliar barel, makanya kita berharap kalau bisa kita dapatkan minyaknya, bisa kita bawa ke Indonesia,” tukasnya.

Karena itu, dalam kunjungannya ke Iran akhir pekan ini, Arcandra akan menemui menteri energi Iran membicarakan hal ini. “Kita bicara nanti masalah lapangan yang diminati Pertamina,” tutupnya. (mca/wdl)

 Source : detik.com