PROYEKSI OPEC 2016 – Permintaan Minyak Mentah Naik 1,25 Juta per Barel

JAKARTA — Permintaan minyak dunia diprediksi naik 1,25 juta barel per hari pada 2016 menjadi 94,23 juta barel per hari dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 92,98 juta barel.

Pada perdagangan Selasa (14/3) pukuJ 18:30 WIB harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak April 2016 turun 0,93 poin atau 2,5% menjadi US$36,25 per barel. Sementara itu minyak Brent berada di level USS38,55 per barel tergelincir 0,98 poin atau 2,48%.

Dalam laporan bulanan pasar minyak (Monthly Oil Market Report/MOMR) Maret 2016, OPEC menyebutkan penyerapan pasar dunia pada 2015 tumbuh 1,54 juta barel per hari menjadi 92,98 juta barel per hari.

Kendati menipis, pertumbuhan permintaan tetap terjadi pada 2016 sebesar 1,25 juta barel per hari menuju ke 94,23 juta barel per hari. Pasalnya, penyerapan pasar dari Amerika, Asia Pasifik dan Eropa diperkirakan bakal meningkat.

Pada 2015 tingkat permintaan OECD yang mencakup negara-negara di Asia Pasifik, Eropa, serta Amerika tumbuh 1,06% menjadi 46,21 juta barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya sejumlah 45,73 barel per hari. Dalam periode yang sama, pasar di Ameika Latin merosot 0,12%.

* Permintaan minyak mentah dari AS, Asia Pasifik, dan Eropa diperkirakan terus meningkat.

* Secara tahunan, negara-negara OPEC ternyata masih terus memacu penambangan minyak mentah.

* Negara non-OPEC dipercaya bakal menekan produksi pada 2016 menjadi 56,39 juta barel per hari.

Namun, pada tahun ini diperkirakan permintaan Amerika Latin bakal positlf. Adapun negara anggota OECD akan berkontribusi sekitar 46,42 juta barel per hari, dan China sebanyak 11,09 juta barel per hari.

Dari sisi suplai negara non-OPEC dipercaya bakal menekan produksi pada 2016 menjadi 56,39 juta barel per hari dari estimasi tahun sebelumnya sejumlah 57,09 juta barel per hari.

PRODUKSI TERKOREKSI

Data awal menunjukkan pasokan minyak dunia pada Februari lalu menurun 0,21 juta barel per hari (secara bulanan) dibandingkan dengan Januari sejumlah 95,73 juta barel per hari. Produksi non-OPEC terkoreksi 0,04 juta barel per hari, sedangkan OPEC merosot 0,17 juta barel per hari dari 32,452 juta barel per hari menjadi 32,276 juta barel per hari.

“Produksi minyak mentah sebagian besar turun di Irak, Nigeria dan Uni Emirat Arab, sementara Iran, Arab Saudi, dan Kuwait tetap memacu penyedotan,”tulis laporan seperti dikutip Bisnis, Selasa (15/3).

Namun, secara tahunan Permintaan Minyak Mentah - Fotonegara-negara OPEC terlihat terns memacu penambangan minyak mentah. Pada 2014 jumlah produksi sebesar 30,771 juta barel per hari dan 2015 sebanyak 31,850 juta barel per hari.

Indonesia juga meningkatkan suplai sebesar 3,4 juta barel per hari dari 702 juta barel per hari pada Januari menjadi 705 juta barel per hari. Volume produksi Indonesia menempati peringkat 11 dari 13 negara anggota OPEC.

Dari sisi harga, OPEC Reference Basket Februari naik pertama kalinya sejak Oktober 2015. Secara bulanan ORB bertumbuh 8,4% atau US$2,22 menjadi US$28,72 per barel. Namun secara tahunan, angka tersebut masih terkoreksi 44% dari nilai US$49,1 per barel.

Hafiyyan (redaksi@bisnis.com)

Source : Bisnis Indonesia – 17 Maret 2016