PHE WMO Dicalonkan Jadi KKKS Migas Jatim Pertama Yang Raih Proper Emas

Wike Dita Herlinda – Minggu, 31/07/2016 21:18 WIB

kapal-fso-pertamina-abherka-milik-phe-wmo-antara-wahyu-putro-aIlustrasi: Aktivitas di Kapal FSO Pertamina Abherka milik PHE WMO

Bisnis.com, JAKARTA – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) akan mewakili Jawa Timur sebagai perusahaan migas offshore pertama di provinsi tersebut yang berpeluang meraih penghargaan Proper Emas 2016.

Hal tersebut setelah PHE WMO meraih predikat terbaik dalam pengelolaan lingkungan selama 4 (empat) tahun berturut-turut mendapat apresiasi dari Pemprov Jatim melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi beribukota Surabaya itu.

 “Dengan melihat totalitas PHE WMO dalam melestarikan lingkungan dan komitmennya memberdayakan masyarakat. Tentunya, BLH Jatim akan mendorong agar PHE WMO bisa meraih Proper Emas di tahun 2016 ini,” ujar  Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim Bambang Sadono, dalam siaran pers PHE WMO, Minggu (31/7/2016).

Dia mengaku sangat menfapresiasi keseriusan PHE WMO dalam mengelola lingkungan hidup dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar daerah pendukung operasinya.

“Kepedulian terhadap lingkungan sudah bagus. Mangrove di Madura yang dulu gersang sekarang menjadi hijau. Bahkan, mereka juga sudah beberapa kali mendapat penghargaan. Untuk itu saya berharap PHE WMO bisa meraih Proper Emas,” terangnya.

Menurut Bambang, dorongan agar PHE WMO bisa meraih Proper Emas dilakukan BLH Jatim bukan sekadar dimaksudkan untuk mendapatan penghargaan sebagai yang terbaik.

Lebih dari itu dimaksudkan untuk mendorong perusahaan lainnya di Jatim juga menerapkan standar operasi terbaik dalam pengelolaan lingkungan yang berseiring dengan peningkatan kesejahteraab masyarakat di daerah operasi.

“Dengan segala perbaikan dan upaya serta manfaat yang kian dirasakan oleh masyarakat di wilayah kerja, BLH Jatim sangat berharap PHE WMO bisa menjadi KKKS pertama di Jatim yang bisa meraih proper emas. Karena itulah kami mendukung perusahaan-perusahaan yang berpeluang meraih Proper Emas. Kalau PHE WMO berhasil, pastilah KKKS lainnya juga akan berlomba mendapatkan Proper Emas juga,” katanya.

Sementara itu, menanggapi harapan agar PHE WMO meraih peringkat Proper lebih tinggi lain, General Manager PHE WMO Sri Budiyani menilai hal itu rupakan bukti kepercayaan dari Pemprov Jatim bahwa PHE WMO telah melakukan pengelolaan Lingkungan lebih dari yang ditetapkan oleh peraturan (beyond compliance). BLH Jatim diyakini juga melihat keberhasilan PHE WMO meraih Proper  Hijau dalam 3 tahun terakhir.

“Harapan ini tentu merupakan tantangan yang harus kami jawab melalui improvement program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, dan tentu saja melalui koordinasi dan pembinaan dari BLH Provinsi Jatim, Kabupaten Gresik dan Bangkalan. Apa yang kami capai tentunya tidak lepas dari pengawasan dan pengendalian yang dilakukan oleh SKK Migas juga,” katanya.

Sri menambahkan selama ini PHE WMO telah menetapkan rencana strategis pengelolaan lingkungan yang diselaraskan dengan strategic objective PHE WMO yaitu safe dan reliable operation, termasuk agar bisa menuju Green Company yang menyeimbangkan Profit, kelesatarian lingkungan (Planet) dan kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitarnya (People).

Selain itu, saat disinggung terkait kunci keberhasilan program perusahaannya, Sri Budiyani menjelaskan, selain mengandalkan dukungan seluruh karyawan, program ini juga mendapat dukungan dari top manajemen.

“Tentu saja peran sertama syarakat sekitar juga menjadi penting agar ikut tumbuh dan berkembang bersama perusahaan. Salah satu yang bisa kami bangga kan   adalahbagaimana PHE WMO melakukan pembinaan pada salah satu sekolah di Bangkalan sehingga bisa meraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional sebagai sekolah berwawasan lingkungan.”

source : bisnis.com