PGN-Pertagas Kerja Sama Bangun Pipa Gas Duri-Dumai

Duwi Setiya Ariyanti – Senin, 18/07/2016 00:05 WIB

gas-industriokJaringan pipa gas

Bisnis.com, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Tbk dan PT Pertamina Gas, anak usaha PT Pertamina (persero) bekerja sama membangun pipa gas ruas Duri-Dumai.

Direktur PGN Dilo Seno Widagdo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menanti surat penugasan dari pemerintah. Sambil menanti surat, dia menyebut detail desain, izin prinsip dari Pemerintah Daerah hingga material pipa sudah disiapkan.

PGN akan mendistribusikan gas ke 30 industri minyak kelapa sawit dengan volume 120 juta kaki kubik per hari (MMscfd) ke Dumai dan 40 MMscfd ke Tenayan. “Saat ini kami masih menunggu surat penugasan dari pemerintah,” katanya.

Dilo menyebut SK Menteri ESDM diterbitkan untuk penugasan pembangunan bersama. Sementara terkait bentuk kerja sama, ujar Dilo, perlu pembicaraan lebih lanjut. Kendati demikian, pihaknya akan menawarkan agar investasi dilakukan PGN karena bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) juga dana publik.

“Perlu ditindaklanjuti bentuk kerjasama yang seperti apa, dan sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut.”

Seperti diketahui, baik PGN maupun Pertamina memiliki rencana pembangunan pipa gas di Duri-Dumai. Pertamina melalui PT Pertamina Gas membangun pipa transmisi sepanjang 67 Kilometer dengan biaya US$70 juta.

Pertagas mendapat pasokan gas dari beberapa lapangan gas, salah satunya dari PT Conocophilips Indonesia. Pasokan sebesar 157 MMscfd akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Kilang Dumai yang sebelumnya mangkrak selama 22 tahun.

Direktur Utama PT Pertamina Gas Hendra Jaya mengatakan pihaknya mendukung keputusan pemerintah. Diskusi lebih lanjut, katanya, diperlukan mengingat baru kali ini penugasan diberikan kepada dua perusahaan di ruas yang sama.

“Perlu diskusi khusus karena baru kali ini untuk satu ruas ditugaskan dua badan usaha,” katanya, Minggu (17/7).

Adapun, terkait tenggat penyelesaian proyek, Hendra menilai tak masalah. Pasalnya, sejak awal pihaknya menargetkan agar proyek tersebut rampung pada kuartal I/2017. Target tersebut, katanya, disesuaikan dengan kesiapan Kilang Dumai. “Memang dari sejak awal kita mentargetkan selesai pada kuartal I/2017,” katanya.

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Source : bisnis.com