Pelindo IV Terapkan Windows System Layanan Kapal Dukung Efisiensi Logistik

Pelabuhan Makassar – PT Pelindo IV

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia menerapkan windows system layanan kapal pada seluruh cabang pelabuhan yang dikelola BUMN tersebut untuk mendukung kelancaran dan efisiensi logistik.

Direktur, Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, komitmen penerapan windows system layanan kapal dan jasa kepelabuhanan itu juga telah capai saat dilaksanakan business gathering Pelindo IV, pada Senin 13 November 2017 yang mengusung tema meningkatkan konektivitas wilayah Indonesia tmur untuk mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian.

Business Gathering Pelindo IV tahun 2017 itu juga diikuti anak perusahaan, yaitu PT Nusantara Terminal Service (NTS), PT Equiport, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan beberapa pimpinan perusahaan pelayaran serta stakeholder terkait.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sarana forum diskusi komunikasi untuk mendengarkan suara pelanggan dalam Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) kategori 3 Fokus Pelanggan.

“Pelindo IV terus meningkatkan produktivitas bongkar muat di semua pelabuhan kelolaan seperti yang baru-baru ini dilakukan, yakni dengan mendatangkan masing-masing 1 unitContainer Crane (CC) atau alat bongkar muat, khususnya untuk di Pelabuhan Bitung dan Ambon,” ujar Farid Padang, melalui siaran pers PT. Pelindo IV, Rabu (15/11/2017).

Farid mengatakan, saat ini Pelindo IV memiliki program strategis pengembangan pelabuhan, antara lain; pengembangan Pelabuhan Ambon, Bitung, Sorong, Manokwari dan Makassar New Port.

Dia menyatakan, saat ini antrean kapal memang kerap terjadi, terutama di Pelabuhan Makassar. Namun, imbuhnya, hal itu [antrian kapal] bukan semata-mata disebabkan alat bongkar muat (CC) yang dimiliki Pelindo IV.

Tetapi, kata dia, saat ini yang terjadi adalah antrean akibat kedatangan kapal yang bersamaan karena belum semua pelayaran melaksanakan windows system.

“Itulah perlunya diterapkan windows system oleh masing-masing perusahaan pelayaran,agar seluruh aktivitas kapal dapat terjadwal dan terencana. Sehingga, nantinya tidak ada lagi kedatangan kapal yang menumpuk bersamaan di satu waktu. Hal itu juga tentunya akan menguntungkan dan bermanfaat bagi semua pihak,” paparnya.

BUSINESS GATHERING

Pelaksanaan Business Gathering Pelindo IV juga sekaligus sebagai ajang menyosialisasikan program-program yang ada di lingkungan Pelindo IV dan anak usahanya, seperti penerapan Integrated Billing System (IBS) untuk memberikan kemudahan bagi pemakai jasa kepelabuhanan dan Cash Manajemen System (CMS) Host To Host yang akan diterapkan dan diberlakukan di KKT, serta program-program lainnya baik yang ada di Pelindo IV maupun di anak perusahaan.

Usai dilakukan pemaparan,Business Gathering 2017 kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana beberapa pengguna jasa memberikan masukan terhadap Pelindo IV terkait pelayanan dan lain sebagainya. Seperti, pihak PT Spil yang mengkritisi soal jam kerja operasional tenaga kerja di Pelabuhan Ambon yang hanya sampai pukul 24.00.

Sedangkan pelayaran PT Tanto Intim Line, menyatakan mendukung segala upaya yang telah dilakukan Pelindo IV dan pihak PT Mentari yang sangat mengharapkan agar pelabuhan-pelabuhan kecil dapat dikembangkan dengan penyediaan fasilitas. Hal yang sama juga dikemukaka manajemen PT.Pelayaran Tempuran Emas (Temas) Line, Tbk yang mengharapkan agar Pelindo IV segera menerapkan windows system.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pemberian award dari PT KKT kepada tiga perusahaan pelayaran, yaitu PT Tanto, PT Meratus dan PT SPIL. Juga penyerahan doorprizeutama kepada Direktur Utama SICT Indonesia, Jamiee Liu. (k1)

Source : bisnis.com