Pebisnis Pembangkit Dukung Jonan Dan Arcandra Berkantor Di ESDM

Newswire Minggu, 16/10/2016 00:23 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) bersama Wamen ESDM Arcandra Tahar (kanan) meninggalkan ruangan seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10). Presiden melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM pada sisa masa tugas Kabinet Kerja 2014-2019. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/Spt/16

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Pembangkit Listrik Swasta Indonesia (APLSI) menyambut baik pelantikan Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM dan Wakil Menteri ESDM.

“APLSI menyambut baik, apalagi keduanya merupakan profesional yang sudah memiliki legacy (warisan) di bidangnya masing-masing,” kata Ketua Harian APLSI Arthur Simatupang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta,                              Sabtu (15/10/2016).

Menurut Arthur, Jonan merupakan sosok profesional yang berintegritas dan berprestasi sejak ditampuk menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, serta mampu membuat beragam terobosan di Kementerian Perhubungan.

Untuk itu, ujar dia, pihaknya optimistis Jonan juga akan mampu membuat banyak terobosan di sektor energi yang saat ini memiliki banyak persoalan seperti mendorong peran swasta lebih besar lagi.

Senada dengan Arthur, Sekjen APLSI Priamanaya Djan mendukung Arcandra menjadi Wakil Menteri ESDM karena sosok itu dinilai berada dalam posisi yang tepat untuk membantu tugas-tugas Menteri ESDM.

“Pak Jonan pengalaman di birokrasi dan leadership, Arcandra kuat di riset dan konsep. Ini duet yang pas, saling melengkapi,” papar Pria.

Pria mengatakan APLSI siap menjadi mitra strategis duet Jonan-Archandra untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur listrik ke depan. Sebelumnya, Jokowi menegaskan keinginannya kepada Jonan dan Arcandra agar mereformasi besar-besaran pada sektor energi dan sumber daya mineral.

“Saya yakin keduanya adalah figur-figur profesional yang tepat yang berani yang punya kompetensi untuk melakukan reformasi besar-besaran di ESDM,” kata Presiden Jokowi setelah acara pelantikan Jonan-Archandra di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/10).

Presiden juga menegaskan reformasi di sektor energi terkait erat dengan isu pembenahan manajemen dan diharapkan berbagai pihak jangan mengkaitkan penunjukan Jonan dan Arcandra dengan isu politik ataupun isu personal.

Sementara itu, Arcandra mengatakan akan melanjutkan program kerja yang sudah ada dan berjalan di kementerian tersebut.

“Program yang ada dan sudah berjalan nanti akan dilanjutkan, saya sama pak menteri akan diskusi gimana kedepannya. Tentu kita akan merencanakan yang terbaik buat bangsa,” katanya di Kementerian ESDM, Jakarta, usai pelantikan.

Arcandra mengatakan program kerja tersebut termasuk proyek pengembangan Blok Masela. Dia juga meyakini dirinya dan Jonan bisa mendongkrak industri energi Indonesia.

Source : Antara
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Source : bisnis.com