Mitsui & Pelindo II Mulai Lirik Patimban

Hadijah Alaydrus – Senin, 30/05/2016 08:38 WIB

manyar1

JAKARTA- Mitsui & Co., Ltd., salah satu perusahaan asal Jepang yang tergabung dalam konsorsium operator New Priok Container Terminal 1, berminat mengembangkan pelabuhan baru di Patimban yang akan dibiayai pinjaman Jepang.

Yoshiyuki Simizu, Presiden Direktur PT New Priok Container Terminal 1 (NPCT-1), mengatakan Mitsui & Co. yang tergabung dalam konsorsium NPCT-1 bersama PSA dan NYK Line tentu tertarik membangun pelabuhan baru tersebut.

“Kami dari Mitsui juga tertarik membangun pelabuhan ini, tetapi kami benar-benar berhati-hati melihat bentuk dan skema dari proyek baru ini,” katanya kepada Bisnis di sela-sela Trial Operation Pelayaran Internasional NPCT-1, Jumat (27/5/2016).

Selain berminat membangun dan mengoperasikan pelabuhan baru itu, dia melanjutkan Mitsui tentu harus berdialog terlebih dahulu dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/IPC sebagai mitra. Saat ini, menurutnya, partisipasi BUMN itu dalam proyek Pelabuhan Patimban masih belumn jelas.

“Pelabuhan Pelindo II sudah selesai sejauh ini. Jadi kami ingin berdialog dulu dengan IPC bagaimana posisi mereka untuk mengelola proyek ini. Apakah Pelindo II akan mengambil proyek ini. Kami Mitsui partner dari Pelindo II tentu ingin bergabung,” paparnya.

Yoshiyuki menilai pembangunan pelabuhan baru di Patimban, Subang, Jawa Barat tidak akan menimbulkan kompetisi secara langsung dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Dia berpandangan pelabuhan baru adalah infrastruktur baru yang penting guna mendukung peningkatkan kargo asal Indonesia.

Dia mengatakan Indonesia memerlukan infrastruktur logistik sebanyak mungkin. Namun, dia mengingatkan pembangunan pelabuhan sangat bergantung kepada waktu yang tepat sehingga membangun banyak pelabuhan dalam satu waktu juga bukan ide yang baik.

“Mungkin harus step by step. Sekarang kita bangun New Priok, mungkin 5-10 tahun ke depan, baru kita bisa membangun pelabuh an baru tersebut, sehingga kargo yang banyak dapat ditangani dengan kombinasi New Priok dan pelabuhan baru itu.”

AMBIL BAGIAN

Sementara itu, Direktur Komersial dan Pengembangan PT Pelindo II Saptono R. Irianto menyatakan perseroan akan ikut ambil bagian dalam proyek Pelabuhan Patimban selama diberikan kesempatan olah pemerintah.

“Tidak masalah. Pelindo II juga aparat yang ditugaskan pemerintah jika nanti diberikan kesempatan ikut, ya nanti kami ikut,” katanya.

Bila Pelabuhan Patimban harus berkompetisi dengan Pelabuhan Tanjung Priok, dia menegaskan hal tersebut bukan masalah besar karena kompetisi itu tentu memiliki tujuan yang baik.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono mengatakan pembangunan pelabuhan baru tetap diperlukan
karena akses Pelabuhan Tanjung Priok sangat ramai sehingga seringkali menimbulkan kemacetan.

“Kalau membangun pelabuhan itu juga harus memikirkan bagaimana aksesnya dan Patimban lokasinya dekat dengan sentra industri,” ujarnya.

Menurutnya, Pelabuhan Patimban itu akan difokuskan sebagai terminal kontainer dan terminal kendaraan yang memang komoditasnya mayoritas berada di kawasan
industri Jawa Barat.

Editor : Linda Teti Silitonga

Source : bisnis.com