Minyak Reli, Harga Batu Bara Rebound

Pekerja berjalan di atas timbunan batu bara, di Asam-asam, Kalimantan Selatan. – Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara berhasil kembali meraih penguatannya pada akhir perdagangan pekan lalu, Jumat (30/6/2017), di tengah langkah China untuk melarang impor batu bara dari pelabuhan-pelabuhan kecil.

Pada perdagangan Jumat, harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, berakhir rebound 0,53% atau 0,40 poin ke posisi US$75,20/metrik ton.

Pada sesi perdagangan sebelumnya, batu bara ditutup merosot 1,19% di posisi 74,80, setelah reli selama tiga hari berturut-turut.

Dilansir Bisnis.com (28/6), China akan melarang impor batu bara dari pelabuhan-pelabuhan kecil mulai 1 Juli. Langkah tersebut diprediksi akan menekan tingkat pasokan sehingga mendukung penguatan harga lebih jauh.

Larangan tersebut juga akan mencakup pelabuhan-pelabuhan lapis kedua. Namun, tidak termasuk pelabuhan utama seperti Tianjin.

Menurut seorang pedagang di Nongbo, pelabuhan utama dan pusat industri di Provinsi Zhejiang, pelabuhan kecil mulai menghentikan kapal yang membawa batu bara mulai pekan ini. Bea cukai pun terus melakukan pemeriksaan acak terhadap kargo batu bara.

“Sekarang sangat sulit untuk melakukan impor. Secara keseluruhan impor akan terus melambat jika hal ini berlanjut untuk waktu yang lama,” katanya seperti dikutip Reuters.

Sejalan dengan batu hitam, pada perdagangan Jumat minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus 2017 ditutup melesat 2,47% di level US$46,04 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Agustus berakhir naik tajam 2,39% di level US$48,77 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Harga minyak mentah mengalami kenaikan dalam 7 sesi berurut-turut akibat berkurangnya suplai dari Amerika Serikat.

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal US$/MT
30 Juni 75,20 (+0,53%)
29 Juni 74,80 (-1,19%)
28 Juni 75,70 (+1,07%)
27 Juni 74,90 (+1,15%)
26 Juni 74,05 (+0,07%)

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Source : bisnis.com