LAPORAN DARI TOKYO: Investasi LNG, Tokyo Gas Incar Wilayah Sulawesi

Menteri ESDM Ignasius Jonan saat bertemu dengan pimpinan Tokyo Gas – Fahmi Ahmad

Bisnis.com, TOKYO- Perusahaan gas Jepang Tokyo Gas siap menanamkan investasi di proyek pengembangan gas alam cair di wilayah Sulawesi yang dimulai dalam waktu dekat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan pihaknya mendukung komitmen investasi Tokyo Gas tersebut.

“Kami mendengar Tokyo Gas akan berinvestasi di Indonesia, saya juga dengar Tokyo Gas ingin ikut proyek LNG di Sulawesi,”katanya saat bertatap muka dengan jajaran pimpinan Tokyo Gas di Tokyo, Senin (15/5/2017).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar RI untuk Jepang Arifin Tasrif, Utusan Khusus untuk Jepang Rahmat Gobel, Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Andy Noorsaman Sommeng, dan anggota Dewan Energi Nasional Achdiyat Atmawinata.

Turut mendampingi Staf khusus Menteri ESDM Eddi Hariyadhi, Staf Khusus Menteri ESDM Hadi M. Djuraid, Tenaga Ahli Menteri ESDM Indira P. Sudiro, Sesditjen Ketenagalistrikan Agoes Triboesono, Wakil Kepala SKK Migas M. Zikrullah, Sesditjen Minyak dan Gas Bumi Susyanto.

Menteri Jonan berharap Tokyo Gas juga menggandeng korporasi lokal dalam menggarap proyek LNG di Tanah Air.

President Tokyo Gas Michiaki Hirose mengatakan pihaknya berencana melakukan investasi melalui skema business to business dengan salah satu korporasi besar di Indonesia.

Hirose menyebutkan pihaknya telah mengimpor gas dari Indonesia sejak 1969. Dia memberikan apresiasi atas kemudahan impor gas Indonesia selama ini.

“Tentu saya tahu kebutuhan gas di Indonesia juga meningkat tetapi kami masih dibolehkan mengimpor gas,” ujarnya.

Tokyo Gas merupakan perusahaan gas bumi terbesar di Jepang yang merupakan penyedia utama gas ke kota-kota besar di Jepang, seperti Tokyo, Kanagawa, Saitama, Chiba, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Yamanashi, dan Nagano.

Tokyo Gas memiliki rencana untuk berinvestasi pada proyek pengembangan LNG di Sulawesi. Tokyo Gas akan melakukan LNG Development Study dalam waktu dekat. Pengembangan LNG akan dibagi ke dalam beberapa cluster, antara lain cluster gas untuk industri, gas untuk tenaga listrik, dan lainnya.

Masterplan dan Feasibility Study proyek pengembangan LNG di Sulawesi diharapkan dapat selesai pada 2018.

Source : bisnis.com