Jonan Resmikan Lapangan Gas Jangkrik di Kaltim

Jonan Resmikan Lapangan Gas Jangkrik di Kaltim

Jakarta – Mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri ESDM Ignasius Jonan hari ini meresmikan Fasilitas Produksi Lapangan Gas Jangkrik, yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“First Gas lebih cepat 6 bulan, produksi melebihi target dari 450 MMSCFD menjadi realisasi lebih dari 600 MMSCFD (setara dengan 100 Ribu Barel Minyak mentah per hari/BOEPD),” ucap Jonan dalam keterangannya, Selasa (31/10/2017).

Lapangan gas ini dimiliki oleh Eni Muara Bakau dan berlokasi persis di Desa Handil, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Jonan Resmikan Lapangan Gas Jangkrik di Kaltim

Eni resmi menjadi operator Blok Muara Bakau di 2002. Penemuan cadangan gas pertama terjadi di 2009 di Sumur Jangkrik-1. Berjarak sekitar 20 km dari Lapangan Jangkrik pada blok yang sama terdapat sumur Jangkrik North East yang ditemukan pada 2011 dan kemudian diintegrasikan dalam satu rencana pengembangan lapangan (POD).

Investasi lapangan Jangkrik dengan nilai investasi US$ 3,77 miliar. Lapangan migas ini beroperasi pada Mei 2017 dengan kapasitas produksi awal 450 MMSCFD dan bisa ditingkatkan hingga 600 MMSCFD.

Jonan Resmikan Lapangan Gas Jangkrik di Kaltim

Gas disalurkan menuju kilang Bontang dengan pemanfaatan 50% untuk domestik. Fasilitas produksi dibangun di Saipem yang mendapat konsesi sewa lahan dari pemerintah daerah setempat selama 50 tahun. Fasilitas milik Saipem ini terbesar di Asia Tenggara.

Keberhasilan proyek ini dirasa signifikan untuk menambah pasokan gas dalam negeri dan memenuhi target lifting gas bumi di 2017 sebesar 1,15 juta barel setara minyak per hari, dan 2018 sebesar 1,2 juta. Pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan gas di dalam negeri. Di 2017 alokasi gas di dalam negeri sebesar 62%. (wdl/hns)

Source : detik.com