JOB Pertamina Petrochina East Java Simulasi Pembersihan Tumpahan Minyak

Wike Dita Herlinda – Sabtu, 06/08/2016 20:02 WIB

1

Bisnis.com, JAKARTA – Puluhan personel dari tim Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) bersama dengan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menggelar latihan bersama dalam rangka simulasi pembersihan tumpahan minyak di kawan pantai, Sabtu (6/8/2016).

Pelatihan pembersihan tumpahan minyak di laut tersebut dilakukan di kawasan pantai Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Diharapkan dengan kegiatan latihan bersama itu, sinkronisasi dalam melakukan penanganan jika terjadi Tumpahan Minyak di laut yang tidak diinginkan bisa cepat terwujud.

“Kegiatan seperti ini merupakan latihan rutin kami untuk melakukan penanggulangan tumpahan minyak di pantai. Tujuannya adalah agar kami siap ketika nanti ada kondisi darurat,” terang Field Admin Superintendent  JOB PPEJ Akbar Pradima dalam siaran pers yang dilansir pada hari yang sama.

Dalam simulasi tersebut digambarkan adanya tumpahan minyak dari sekitar 5 kilometer lepas pantai Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban akibat dari kebocaran pipa. Minyak tersebut diindikasikan terbawa gelombang hingga sampai tepi pantai.

“Skenario awal kami adalah ada bocor di sekitar lima kilometer dari Palang Stasion dan ada minyak mengarah ke pantai. Kemudian kami menggelar oil booms,” sambungnya.

Dalam simulasi tersebut, setelah menggelar pelampung pembatas (oil booms), petugas menggiring tumpahan minyak supaya tidak menyebar. Selain itu tumpahan minyak juga dihindarkan dari tempat pantai yang mempunyai sensivitas tinggi, seperti kawasan mangrove, pemukiman, dan pantai yang memiliki Karang yang aktif.

“Kami menghindari pantai yang memiliki sensitivitas yang tinggi. Kami arahkan minyak ke pantai yang tidak memiliki sensivitas yang tinggi seperti pantai pasir untuk mempermudah mengatasi minyak yang tumpah,” lanjut  Akbar.

Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan sekitar dua jam lebih termasuk dengan persiapan dan gambaran estimasi pergerakan minyak dari titik kebocoran dengan pantai. Sebab, biasanya tumpahan minyak itu akan menyebar sesuai dengan gelombang dan membutuhkan waktu lama untuk sampai di pantai.

Akbar menambahkan  kegiatan/latihan penanggulan tumpahan minyak (oil spill) akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan para pemangku kepentingan serta warga/nelayan yang berada di area yang dilintasi pipa penyalur menuju kapal tangker khusus penyimpanan minyak mentah dari sumur-sumur operasi baik yang ada Mudi, Tuban dan Sukowati, Bojonegoro.

Sementara itu, tim BPBD Tuban menyatakan latihan tersebut sangat bermanfaat dilakukan bersama untuk meningkatkan kerja sama antara tim BPBD dan JOB PPEJ ketika terjadi emergency seperti itu. Diharapkan, latihan tersebut bisa rutin dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan tim dalam melakukan penanganan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, karena bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan termasuk dari tim BPBD. Harapan kami, dengan adanya latihan bersama bisa meningkatkan profesional saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Yoyok Abdullah Fahmi, selaku Kasi Kedaruratan BPBD Tuban.