FSRU Lampung Salurkan LNG

Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Lampung, yang dikelola PT PGN LNG Indonesia, mulai April ini akan menerima delapan kargo gas alam cair (liquefied natural gas)/LNG). Setelah mengolahnya kembali menjadi gas (regasifikasi), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (persero) Tbk (PGN) itu akan menyalurkan 1,1 juta meter kubik LNG tersebut kepada pelanggan di Jawa Barat dan  Sumatra bagian selatan.

“Dari awal April hingga akhir tahun, FSRU Lampung menerima dan  menyalurkan 8 kargo atau setara 1,1 juta meter kubik LNG,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurutnya, delapan kargo LNG tersebut berasal dari Kilang LNG Tangguh Papua dan diterima secara bertahap. Heri menjelaskan, dari FSRU Lampung, gas tersebut mengalir melalui pipa bawah laut menuju stasiun penerima di Labuhan Maringgai yang terhubung dengan pipa South Sumatera West Java (SSWJ) sehingga gas tersebut dapat didistribusikan ke pelanggan PGN di Jawa bagian barat dan  Sumatra bagian selatan.

“Keberadaan FSRU Lampung ini akan sangat mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional terutama untuk Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian tengah,” tandasnya.

FSRU adalah sebuah terminal terapung yang dilengkapi dengan fasilitas untuk menampung LNG dan fasilitas untuk mengubah LNG menjadi  gas (regasifikasi). FSRU Lampung memiliki kapasitas penampung LNG sebesar 170 ribu m3 dan kemampuan regasifikasi 240 juta kaki kubik per hari (mmscfd). FSRU Lampung terletak di lepas pantai yang berjarak sekitar 21 km dari Labuhan Maringgai, Lampung. (RO/E-4)

 Source : Media Indonesia – 29 Maret 2016