Energy & Mining — Pemerintah Percepat Keputusan Alih Kelola Wilayah Kerja Migas

Januari 04 / 2017 — 05:32 WIB
Oleh : Duwi Setiya Ariyanti

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mempercepat nasib wilayah kerja yang beralih pengelolaannya setelah masa kontrak berakhir.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan pihaknya mempercepat keputusan atas wilayah kerja yang habis masa kontraknya. Terutama, katanya, wilayah kerja yang akan beralih pengelolaannya kepada PT Pertamina (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara sektor migas.

23Arcandra Tahar – Antara

Sebagai contoh, dia menyebut Blok Mahakam yang telah diputuskan pengelolaannya terlebih dahulu agar transisi berjalan mulus.

“Ya untuk beberapa (blok yang habis masa kontraknya). Kan enggak banyak peralihan. Kalau peralihan, kami percepat [keputusannya] seperti Mahakam kan dipercepat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Namun, dia enggan menyebut wilayah kerja mana saja yang akan beralih pengelolaannya kepada Pertamina. Dia mengklaim surat keputusan terkait nasib wilayah kerja yang akan habis masa kontraknya pada 2018 sudah ditandatangani.

Dari data Kementerian ESDM, blok yang akan habis masa kontrak pada 2018 yakni Tuban, Ogan Komering, Sanga-Sanga dan South East Sumatera. Adapun, Blok B, NSO, Blok East Kalimantan yang telah dikembalikan Chevron pada awal 2016, Blok Tengah yang juga akan beralih ke PT Pertamina karena menjadi bagian Blok Mahakam. “Tunggu suratnya dulu. Suratnya sudah ada,” katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM akan memutuskan nasib wilayah kerja yang habis masa kontraknya. Adapun, Pemerintah akan menawarkan wilayah kerja tersebut kepada Pertamina terlebih dahulu. Bila Pertamina tak berminat, pemerintah akan menawarkan kepada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lainnya.

Source : bisnis.com