BLOK MAHAKAM: Pertamina Tunggu Izin Total E&P Sebagai Operator

Duwi Setiya Ariyanti Kamis, 30/06/2016 03:12 WIB

blok-mahakamBlok Mahakam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menantikan izin dari Total E&P Indonesie sebagai operator Blok Mahakam agar bisa mulai menanamkan modalnya mulai 2017.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan proses transisi pengelolaan Blok Mahakam mengalami kendala implementasi. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih menantikan izin dari Total sebagai kontraktor eksisting. Pertamina, ujarnya, ingin mulai melakukan investasi pada 2017 agar penurunan produksi bisa ditekan.

Menurutnya, sejak dua tahun terakhir, Total mengurangi investasinya di Blok Mahakam. Hal ini karena, kontrak baru pengelolaan Blok Mahakam baru berakhir pada 31 Desember 2017.

“Kita usahakan agar Pertamina mulai berinvestasi 2017. Harapannya 2018 bisa kita tekan penurunannya. Kita menunggu welcoming, niat baik Total apakah mempersilakan agar melakukan itu,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Adapun, pihaknya menyiapkan sebesar US$2,5 miliar dalam setahun. Angka itu, dilihat dari sejarah pengelolaan Blok Mahakam dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, pihaknya masih membicarakan hal itu.

“Dalam perjalanan normal tiap tahun 2,5 miliar. Kita lihat historisnya. Kita lihat. Masih dalam pembicaraan.”