Beyond Cabotage Pasti Bisa, Tinggal Niatnya

Beyond Cabotage Pasti Bisa, Tinggal NiatnyaJakarta – Setelah azas cabotage berhasil dilaksanakan di Indonesia, mestinya pemerintah juga tidak berhenti hanya pada keberhasilan aturan itu di domestik, namun bagaimana mampu berkiprah di internasional melalui kebijakan yang familiar disebut beyond cabotage.

Jadi, sekarang bagamiana bisa mewujudkan itu. “Kalau Pertamina bisa ekspor dan impor minyak menggunakan kapalnya, kenapa komoditi lain nggak bisa, mestinya juga bisa,” kata Nova Y. Mugijanto dari DPP INSA kepda Ocean Week, usai menjadi nara sumber pada diskusi acara Expo 2017 Indonesia Transport, Logistics, & Maritime, di JIE Kemayoran, Jakarta, kemarin.

Nova optimis bahwa beyond cabotage dapat terealisasi, jika semua pihak terkait memiliki niat kuat. Paling tidak, ungkapnya, dimulai dari ekspor barang-barang pemerintah (BUMN) dulu, misalnya batubara, dengan menggunakan kapal merah putih.

“Kalau itu bisa, baru menyusul swasta nasional yang berikutnya, karena potensi Indonesia sangat besar,” kata Dirut PT PAN Maritime itu.

INSA sendiri, menurut Nova, sudah terus menerus mendorong pemerintah, juga mempersiapkan diri dalam rangka beyond cabotage ini. “INSA juga sudah menandatangani MoU dengan kementerian terkait dalam rangka beyond cabotage ini, meski sayang belum bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Tapi, itulah tantangan yang penting dipikirkan bersama mengenai bagaimana merealisasikan beyond cabotage. (ow)

Source: Oceanweek