ASDP Pastikan Dermaga VI Merak Bisa Digunakan Saat Lebaran 2017

Kendaraan menunggu masuk kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (3/7). – Antara/Andika Wahyu

JAKARTA – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry mengatakan, bahwa keberadaan Dermaga VI di Pelabuhan Merak sudah bisa digunakan untuk menunjang kelancaran arus Lebaran tahun ini seiring telah selesainya pembangunan proyek tersebut.

Faik Fahmi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry menegaskan, bahwa saat ini pembangunan Dermaga VI sudah selesai dan sedang dalam proses uji coba sandar.

“Dermaga VI sudah selesai dan sekarang sedang uji coba, jadi Lebaran tahun ini sudah bisa digunakan,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (5/4/2017).

Menurutnya, dengan beroperasinya Dermaga VI tersebut maka kapasitas dermaga yang ada di Pelabuhan Merak akan mengalami peningkatan dari yang sebelumnya lima dermaga.

“Jadi dipastikan Lebaran tahun ini akan lebih banyak kapasitas standarnya, kalau dulu kan dermaganya hanya lima,” ujarnya.

Maka, pelayanan angkutan penyeberangan di Pelabuhan Merak diharapkan juga semakin cepat dan maksimal.

Bahkan, pihaknya juga segera melakukan penambahan dermaga lagi di Pelabuhan Merak, dengan pembangunan Dermaga VII.

“Kami juga akan bangun Dermaga VI, jadi pada 2018, Pelabuhan Merak akan memiliki tujuh dermaga,” jelasnya.

Dia mengakui, bahwa masih kurangnya dermaga penyeberangan di Tanah Air memang menjadi persoalan yang dihadapi pelaku industri angkutan sungai danau dan penyeberangan.

Namun demikian, pihaknya sebagai BUMN yang bertugas selain mengelola pelabuhan penyeberangan, tapi juga menyiapkan prasarana pendukung kegiatan penyeberangan kapal, mengaku akan terus melakukan penambahan dermaga dengan membangun terus dermaga penyeberangan.

Akan tetapi, pembangunan tersebut akan dilakukan bertahap untuk beberapa lokasi dengan skala prioritas kebutuhan yang mendesak, terutama untuk lintasan padat.

Pasalnya, hal itu menyangkut dengan kesiapan pendanaan dan anggaran, meskipun tahun ini pihaknya telah mempersiapkan dana sebesar Rp400 miliar untuk pengembangan pelabuhan penyeberangan di Tanah Air.

“Untuk pengembangan pelabuhan penyeberangan, kita sudah siapkan anggaran Rp400 miliar tahun ini” ujarnya.

Namun demikian, anggaran Rp400 miliar tersebut akan diwujudkan dalam berapa dermaga, dirinya masih enggan menyampaikan. Pasalnya, kepastian detailnya masih menunggu hasil ulasan yang sedang dilakukan oleh timnya.

Source : bisnis.com