Antisipasi Mudik, Pelindo I Benahi Fasilitas Pelabuhan

Antisipasi Mudik, Pelindo I Benahi Fasilitas PelabuhanPT Pelabuhan Indonesia I (Persero) telah melakukan pemantauan pada delapan cabang pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah di Sumatera. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta, CNN Indonesia — PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I melakukan pembenahan beberapa fasilitas pendukung di sejumlah pelabuhan demi mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada Ramadan dan Lebaran 2017.

Corporate Secretary Pelindo I, M Eriansyah mengatakan perseroan telah melakukan pemantauan pada delapan cabang pelabuhan yaitu Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjung Balai Asahan, Dumai, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Tembilahan.

“Berdasarkan pemantauan kami saat Lebaran tahun lalu, pertumbuhan jumlah pengguna layanan kapal laut juga menunjukkan peningkatan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/6).

Menurut hasil monitoring angkutan Lebaran pada tahun 2016, imbuh Eriansyah, di pelabuhan Belawan mengalami pertumbuhan yang paling besar yaitu 22 persen mencapai 33.036 penumpang naik dan turun, jika dibandingkan pada Lebaran tahun 2015 yang tercatat 26.975 penumpang.

Sementara di pelabuhan Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun merupakan berkapasitas paling besar pada tahun 2016 masing-masing mencapai 246.807 dan 219.610 penumpang naik dan turun, apabila dibandingkan dengan tahun 2015 masing-masing naik 14 persen dan 15 persen dari 217.271 di Tanjung Pinang dan 191.071 di Tanjung Balai Karimun penumpang naik dan turun.

Kemudian di Pelabuhan Dumai mengalami pertumbuhan sebesar 14 persen, mencapai 80.391 orang penumpang di tahun 2016 jika dibandingkan pada tahun 2015 yang mencapai 70.411 orang.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan meningkatkan kenyamanan bagi pemudik, telah dilakukan persiapan dan pembenahan fasilitas pendukung di seluruh terminal penumpang milik Pelindo I.

“Beberapa di antaranya perbaikan fasilitas gedung terminal penumpang termasuk penyediaan garbarata di terminal penumpang Belawan, pemasangan automatic gate, penyediaan fasilitas video conference untuk komunikasi dan koordinasi dengan cabang pelabuhan dan instansi terkait, serta fasilitas shuttle bus dari Pelabuhan Belawan ke beberapa terminal bus Medan,” jelas Eriansyah.

Selain itu, lanjutnya, akan disiapkan Posko Terpadu di setiap cabang pelabuhan dan dibentuk Tim pemantau kesiapan Angkutan Lebaran 2017/1438 H yang merupakan posko bersama, beranggotakan antara lain Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan PT Pelindo, Polri, TNI AL, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kesehatan Pelabuhan.

Tim ini akan bertugas melakukan pemantauan kegiatan embarkasi dan debarkasi, memantau bongkar muat barang, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, ikut dalam kegiatan Pusat Pengendalian Trafik dan Pusat Informasi dan pelaporan. Penyelenggaraan Posko Terpadu akan dimulai pada (H-10) 15 Juni 2017 hingga (H 15) pada 11 Juli 2017. (gir)

Source : cnnindonesia.com