44.000 Ton LPG Dari Iran Berlabuh Di Situbondo

Duwi Setiya Ariyanti – Kamis, 13/10/2016 20:21 WIB

8

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 44.000 ton liquefied petroleum gas (LPG) asal Iran berlabuh di Pelabuhan Kalbut Situbondo, Jawa Timur.

Kedatangan 40.000 ton LPG menandai wujud kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC). Melalui penandatanganan head of agreement (HoA) yang dilakukan pada 30 Mei 2016, Iran akan memasok LPG sebanyak 600.000 ton.

Secara bertahap, LPG tersebut akan tiba di Indonesia. Rencananya, pada 2016 akan diterima sebanyak 100.000 ton dan sisanya, 500.000 ton pada 2017.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan kedatangan LPG tersebut menjadi sinyal positif terhadap kerja sama Pertamina dan NIOC.

Dia menyebut beberapa peluang kerja sama seperti penguasaan blok minyak dan gas bumi akan bisa dilakukan sebagai cara mempererat kerja sama.

“Kapal Pertamina Gas 2 yang membawa kargo LPG (Butane/Propane), telah tiba di Kalbut, Situbondo hari ini dengan selamat sekaligus menandai babak baru kerja sama Pertamina-NIOC dan menjadi pintu pembuka bagi kerja sama perdagangan Indonesia-Iran yang lebih signifikan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (13/10/2016).

Adapun, pembelian LPG dilakukan melalui transaksi langsung tersebut secara komersial juga memberikan manfaat kepada kedua belah pihak, utamanya bagi Pertamina yang selalu menargetkan pasokan dengan term dan harga yang kompetitif.

Setelah lifting perdana, kargo berikutnya dari NIOC akan tiba di akhir minggu ke-3, sekitar tanggal 20 November 2016.