20 Tahun Tak Bangun Kilang, Bagaimana Kemampuan Pertamina?

Michael Agustinus – detikfinance
Kamis, 09/06/2016 19:20 WIB
bbce1c16-5920-4385-9c81-9fe2d67c544c_169Foto: Hasan Al Habshy
Balikpapan -Terakhir kali Pertamina membangun kilang minyak adalah sekitar 20 tahun lalu. Kilang terbaru yang dibangun Pertamina adalah Kilang Sorong yang beroperasi sejak 1997 dan Kilang Balongan mulai beroperasi 1994, setelah itu belum ada pembangunan kilang lagi.

Kini Pertamina akan membangun kilang lagi di Tuban dan Bontang. Grass Root Refinery (GRR) Tuban ditargetkan selesai pada 2021 dan GRR Bontang pada 2023. Setelah 20 tahun tak membangun kilang, apakah Pertamina siap melakukannya?

Direktur Pengolahan Pertamina, Rachmad Hardadi, menyatakan bahwa kemampuan para insinyur Pertamina tetap terjaga meski tak membangun kilang baru sejak 1997. Sebab, para insinyur di Direktorat Pengolahan Pertamina setiap hari terbiasa melakukan perawatan kilang.

“Buat kami para engineer di Direktorat Pengolahan tidak ada masalah karena dalam pengoperasian kilang kami sehari-hari juga melakukan modifikasi dan sebagainya. Artinya kemampuan dan kapabilitas kami terjaga dengan baik,” kata Rachmad saat ditemui di Kilang Minyak Balikpapan, Kamis (9/6/2016).

Menurutnya, kini para insinyur Pertamina merasa sangat bersemangat karena akhirnya kembali membangun kilang. Tidak ada kesulitan dari sisi teknis, kapabilitas Pertamina tak perlu diragukan.

“Pada saat kami harus merefleksikannya dengan cara membangun kilang, maka kami tidak ada kesulitan apa pun. Ini menjadi semacam adrenalin baru bahwa ini saatnya kita membangun. Tidak ada masalah dari sisi teknis,” ucapnya.

Dirinya yakin pembangunan kilang Tuban dan Bontang akan berjalan lancar karena para ahli di Pertamina punya kapabilitas, ditambah dukungan penuh dari pemerintah.

“Tidak ada masalah perizinan karena seluruh RDMP maupun kilang baru ini dipayungi Perpres dan pemerintah memberikan dukungan penuh,” pungkasnya.

(hns/hns)

Source : detik.com