Pelabuhan Patimban Dapat Suplai Listrik dari PLTU Indramayu

Jakarta – PT PLN (Persero) menandatangani kesepakatan bersama dengan Kementerian Perhubungan tentang penyediaan pasokan listrik di kawasan Patimban, Senin (13/5/2019). Pelabuhan Patimban segera beroperasi tahun ini di mana pada tahap awal car terminal akan beroperasi lebih dulu.

“PLN siapkan infrastruktur kelistrikan terutama untuk industri. Kita akan siapkan sesuai kebutuhan di daerah Patimban,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin.

PLN akan membangun gardu induk khusus berkapasitas 50 megawatt (MW) dengan dana Rp 100 miliar di Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Kapasitas 50 megawatt akan digunakan untuk tahap I (car terminal) dan tahap II (container terminal).

“Kita akan bangun gardu induk khusus di situ (pelabuhan patimban) sehingga akan lebih dekat,” katanya.

Baca juga: Jepang Garap Desain dan Jalan Akses Pelabuhan Patimban

Untuk kebutuhan car terminal sendiri sekitar 1,8 – 2 megawatt. Namun, pasokan listriknya akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan ketika beroperasi nanti.

“Tahap I sekitar 1,8 – 2 mega. Nanti kita tunggu mereka kesiapan infrastrukturnya. Kita akan selalu beriringan,” tutur Amir.

Adapun pasokan listrik ke Patimban sendiri akan dipasok dari PLTU Indramayu. Amir bilang sejauh ini, kesiapan PLN untuk pasokan listrik ke kawasan Patimban tak ada kendala karena kapasitas listrik di PLTU Indramayu mampu untuk memasok Pelabuhan Patimban.

“Yang akan operasi tahun ini Cilacap 1.000 megawatt, Batang 2×1000 (2020), kemudian di 2021 akan masuk Tanjung Jati 2×600, dan 2023-2024 masuk 1.000 mw di Indramayu. Nah Patimban itu akan kita suplai dari pembangkit di Indramayu,” tuturnya.

Baca juga: Sejarah Panjang Bandara Kertajati yang Masih Sepi 

Source : detik.com